penyebab kista tumbuh lagi setelah operasi

Penyebab Kista Tumbuh Lagi Setelah Operasi

Kista Tumbuh Lagi Setelah Operasi

Penyebab Kista Tumbuh Lagi Setelah Operasi

  Pemicu utama mengapa kista tumbuh lagi setelah operasi itu karena banyaknya toksik yang mengendap dalam tubuh yang akhirnya mengakibatkan permasalahan pada sistem homonal. Tindakan operasi hanya mengambil masa dari kista tersebut tanpa menyelesaikan akar permasalahannya. Ketidak seimbangan sistem hormonal penyebab utama yang menyebabkan kista tumbuh kembali, Perhatikan skema gambar di bawah !

kista tumbuh lagi setela operasi

NB Penyebab Kista Tumbuh Lagi Setelah Operasi – Mengapa kista bisa tumbuh lagi setelah operasi, lalu bagaimana cara mengatasi atau mengobati agar kista tidak tumbuh lagi setelah operasi. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan bagi anda yang mengalami hal tersebut, Mengapa setelah operasi kista saya tumbuh kembali ??.Jadi pada intinya tindakan operasi untuk pengangkatan kista hanya membuang folekul atau masa dari kista nya saja tanpa tuntas sampai akar nya. Terlebih lagi jika sistem hormonal yang tidak seimbang, contohnya ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron di tambah dengan banyaknya toksik (Radikal bebas, penyedap rasa/MSG)  di dalam tubuh yang masih mengendap, Ke dua hal tersebutlah sebagai pemicu besarnya mengapa kista dan miom dapat tumbuh kembali.

Pada dasarnya pengobatan Kista Ovarium (indung telur) maupun kista endometriosis (kista coklat) bisa dilakukan, karena Operasi laparoskopi kista bukan satu-satunya cara untuk menghilangkan kista ovarium (indung telur). Laparoskopi kista ovarium atau kista endometriosis tidak hanya mahal tetapi juga terkadang mencakup efek samping. Selain itu operasi laparoskopi kista tidak menjamin bahwa kista tidak akan tumbuh lagi. Banyak kasus pasien ditemukan kista ovarium tumbuh lagi setelah beberapa bulan pasca operasi laparoskopi kista

APA ITU KISTA

Kista merupakan pertumbuhan abnormal dari jaringan tubuh. Bentuknya bisa berupa kantong yang berisi cairan (lendir atau darah), bisa juga berupa jaringan padat (benjolan) dengan batas dinding kista yang tegas. Kista dapat tumbuh di berbagai organ tubuh, seperti di kulit (disebut kista atheroma), ginjal,  dinding rahim (kista endometriosis), dan yang paling sering dialami wanita adalah kista yang tumbuh di indung telur (ovarium).

Skema diatas menunjukkan pathogenesis kista ovarium dan kemungkinan jalur yang terlibat. Lonjakan FSH menstimulasi munculnya folikel baru, dari salah satu folikel dominan yang dipilih saat  deviasi. Melalui umpan balik positif estradiol menstimulasi pulsatilitas GnRH dan LH, yang akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan folikel yang dominan. Saat mencapai ukuran preovulasi, aktivitas steroigenik folikel mencapai puncak dan memproduksi lonjakan estradiol preovulasi. Lonjakan ini gagal terjadi pada GnRH dan LH atau lonjakan GnRH tertunda. Folikel dominan tidak mengalami ovulasi berhubungan dengan pulsatilitas LH yang terus-menerus, berlanjut sampai tumbuh menjadi kista.

Gangguan axis hipotalamus-pituitari-gonad dapat disebabkan oleh:

  1. faktor yang mempengaruhi mekanisme umpan balik estradiol dan release GnRH/LH pada hipotalamus-pituitari
  2. dan/atau oleh penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan folikel dengan perubahan pada ekspresi reseptor dan steroidogenesis
  3. yang mengarah ke perubahan lonjakan dan umpan balik estradiol.

  Fungsi hipotalamus-pituitari dan pertumbuhan/perkembangan folikel mungkin juga dipengaruhi oleh NEB (Negative Energy Balance) melalui adaptasi metabolik/hormonal. Pada situasi NEB, ekspresi faktor genetik yang berhubungan dengan kista folikuler dapat mempengaruhi pertumbuhan folikel dan fungsi hipotalamus-pituitari.

Kista dapat tumbuh di jaringan indung telur akibat proses lanjutan dari ovulasi (pelepasan sel telur matang), yang kadangkala tidak terjadi. Dengan begitu, folikel (kantong) di dalam ovarium akan terus tumbuh dan membesar, sebab sel telur tak juga pecah (jika sel telur pecah, disebut haid). Penyebabnya adalah ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron, misalnya akibat penggunaan obat-obatan penyubur yang memacu proses ovulasi.

 
Tak jarang ukuran kista membesar, bisa seperti bola tenis atau lebih. Bahayanya, proses ini sering tidak disadari penderitanya. Gejala sebetulnya ada, tapi sering tidak diperhatikan oleh si penderita. Yaitu, siklus haid yang selalu datang terlambat, atau malah tidak datang dalam beberapa bulan.
 
Kista terbagi dua, golongan yang jinak dan golongan ganas. Untuk membedakannya diperlukan pemeriksaan fisik, USG, radiodignostik, dan laboratorium. Biasanya, kista yang jinak dan berukuran kecil (berdiameter tak lebih dari 3 cm) dapat menghilang dengan sendirinya tanpa bantuan obat. Namun untuk mengatasi kista yang ganas diperlukan tindakan lanjutan, seperti kemoterapi dan radiasi.
 
Kista jinak maupun ganas yang telah diangkat tetap memiliki risiko kekambuhan (bisa tumbuh lagi). Karena itu, pada kasus kista ganas, kadang-kadang rahim dan seluruh indung telur juga diangkat untuk mencegah timbulnya kanker ovarium ganas.

4 PENYEBAB UTAMA KISTA TUMBUH LAGI SETELAH OPERASI

1. Sel Kanker Yang Masih Aktif

kista tumbuh lagi setelah operasi
Pemantauan hasil CA 125 saat ini sering digunakan untuk mengamati perkembangan kanker ovarium. Pada pasien dengan kanker ovarium, pemeriksaan CA 125 dilakukan secara rutin dalam jangka waktu tertentu. Penurunan kadar CA 125 juga dipakai patokan keberhasilan pengobatan yang dilakukan. Karena besarnya variasi normal dari pemeriksaan ini maka perubahan nilai yang kecil sering diabaikan.
 
Beberapa keadaan yang dapat meningkatkan kadar CA 125 antara lain kehamilan, endometriosis, mioma uteri, radang pankreas, menstruasi normal, penyakit radang panggul dan penyakit hati. Peningkatan kadar CA 125 juga terjadi pada tumor pada saluran tuba, tumor endometrium, kanker paru, kanker payudara dan kanker pada saluran pencernaan.
 

Cek Ca 125 – Pada intinya pemeriksaan CA 125 untuk mengetahui apakah masih terdapat sel kanker yang masih aktif dalam tubuh, karena jika sel kanker tersebut masih aktif maka peluang tumbuhnya kembali kista setelah operasi itu besar, terlebih lagi di tambah banyaknya toksik yang mengendap dalam tubuh dan permasalahan pada sistem hormonal.

2. Banyaknya Toksik (MSG, Zat Kimia, Radikal Bebas, Dll) Yang Mengendap Dalam Tubuh

kista tumbuh lagi setelah operasi

Faktor penyebab mengapa kista dapat tumbuh lagi setelah operasi salah satunya itu di karenakan banyaknya toksik yang masih pengendap dalam tubuh. toksi tersebut berasal dari zat pengawet makanan , penyedap rasa dan berbagai makanan dan minuman olahan yang menggunakan bahan pengawet. Zat kimia, penyedap rasa, bahan pengawet makanan tidak bisa kita pungkiri bahwasannya hal tersebu dapat memicu tubuhnya kista kembali dan dapat mengaktifkan kembali sel kanker.

3. Tidak Seimbangnya Sistem Hormonal Tubuh

kista tumbuh lagi setelah operasi

Seperti apa yang sudah saya jelaskan di atas bahwasannya Kista itu dapat tumbuh di jaringan indung telur akibat proses lanjutan dari ovulasi (pelepasan sel telur matang), yang kadangkala tidak terjadi. Dengan begitu, folikel (kantong) di dalam ovarium akan terus tumbuh dan membesar, sebab sel telur tak juga pecah (jika sel telur pecah, disebut haid). Penyebabnya adalah ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteronm, oleh seba itu keseimbangan sistem hormonal sangan di butuhkan.

4. Pola Hidup Tidak Sehat

kista tumbuh lagi setelah operasi

Bagi penderita penyakit kista baik itu kista ovarium ( indung telur ) ataupun kista endometriosis ( kista coklat ) ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari bagi penderita kista oleh sebab itu sangat di anjurkan untuk tetap menjaga pola hidup sehat. Banyak sekali jenis jenis pantangan makanan yang dapat memicu tumbuhynya kista dan ada pula jenis anjuran makanan bagi penderita kista yang dapat membantu meluruhkan kista tersebut.

Penyakit kista sendiri merupakan salah satu jenis penyakit yang menakutkan bagi seluruh wanita indonesia, faktor genetik dan pola hidup yang kurang sehat di sinyalir menjadi pemicu timbulnya penyakit tersebut, Namun berikut ada beberapa makanan anjuran yang baik untuk di konsumsi bagi penderita penyakit kista diantaranya

Pantangan Makanan Bagi Penderita kista :

• Hindari makan jeroan, daging merah (sapi, kerbau, kambing, dll) fastfood;
• Makanan yang mengandung vetsin, seafood (udang, kerang, cumi, kepiting) ayam broiler, makanan yang diawetkan termasuk ikan asin dan makanan kaleng;
• Minuman beralkohol dan soft drink;
• Sayur: tauge, sawi putih, kangkung, cabe;
• Buah : lengkeng, nangka, durian, nenas, duku, anggur.

Keterangan : Kacang hijau, ayam kampung berikut telurnya, ikan laut dan ikan tawar boleh dikonsumsi.

Anjuran Makanan Untuk Penderita Kista 

1. Ikan Salmon. Ikan Salmon kaya akan omega3 dan rendah indeks glikemik. Ikan salmon tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga dapat meningkatkan kadar hormon androgen pada wanita. Dan tentunya hal ini berdampak positif bagi penderita penyakit kista ovarium.

2. Brokoli Hijau. Brokoli hijau kaya akan vitamin dan rendah kalori serta indeks glikemik. Selain memiliki sifat antikanker, brokoli juga sehat untuk dikonsumsi selama diet.

3. Kayu Manis. Selain dapat memerangi penyakit kista ovarium, rempah rempah aromatik ini juga dapat menurunkan tingkat insulin dalam tubuh dan mengobati obesitas. Mengobati penyakit kista ovarium dengan kayu manis ini dapat anda pilih sebagai alternatif pengobatan penyakit kista ovarium.

4.Tomat. Tomat adalah salah satu jenis sayuran yang memiliki banyak manfaat, selain untuk menghilangkan noda bekas jerawat, tomat adalah sayuran yang rendah indeks glikemiks dan kaya akan likopen. Tomat adalah makanan anti-penuaan atau anti-aging dan penurun berat badan yang bisa menangkal penyakit kista ovarium.

5. Selada. Sayuran hijau ini sangat sehat dan bergizi, Resistensi insulin adalah salah satu penyebab umum dari penyakit kista ovarium ini, dan selada adalah obatnya. Usahakan agar selada dimasukan ke dalam menu makan anda sehari hari.

6. Telur. Telur dianggap sebagai makanan super untuk wanita. Makanlah telur rebus tanpa kuningnya. Hal ini karena kuning telur mengandung kolesterol yang tinggi yang berbahaya bagi jantung.

7. Susu. Kalsium sangat dibutuhkan oleh wanita yang menderita penyakit kista ovarium. Susu dapat membantu dalam pematangan sel telur, pembangunan folikel di ovarium, dan memperkuat tulang. Minumlah setidaknya 2 gelas susu skim untuk tetap fit dan sehat setiap hari.

8. Yogurt. Siapa yang tidak tahu dengan olahan susu yang satu ini ? Ya, yogurt adalah produk susu yang tidak hanya kaya akan kalsium, tetapi juga dapat melindungi wanita dari infeksi seperti ISK. Dan terutama untuk penderita kista ovarium. Jadi, usahakan anda konsumsi yogurt untuk mengatasi keluhan penyakit kista yang sedang anda keluhkan.

9. Bayam. Bayam adalah jenis sayuran yang memiliki kandungan kalori, zat besi yang bergizi. Wanita yang menderita penyakit kista ovarium ini harus mengkonsumsi makanan berkalori rendah untuk menginduksi ovulasi dan menghindari infertilitas karena obesitas.

10. Kacang kacangan. Mengapa makanan dari jenis kacang kacangan memiliki manfaat yang luar biasa dalam membantu mengatasi penyakit kista ovarium ? Hal ini karena kacang kacangan ini dapat membantu mengontrol resistensi insulin.

Makanan seperti di atas bisa Anda konsumsi rutin setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Makanan tersebut selain bisa mencegah munculnya kista ovarium, juga bisa mengatasi masalah siklus menstruasi Anda.

Anjuran lain yang harus di lakukan :
Berdoalah Tuhan adalah dokter diatas segala dokter. Doa akan memberi ketenangan dan kedamaian. Hindari stress dan tingkatkan keyakinan untuk sembuh, bersikaplah bahwa yang terjadi pada kita adalah yang terbaik menurut kehendak-Nya dan penderitaan yang dialami pasti ada hikmahnya.Hindari stress dan tingkatkan keyakinan untuk sembuh.



CARI SOLUSI TEPAT

 
3 Langkah terapi pengobatan untuk menghilangkan kista agar tidak tumbuh lagi dengan efektif dan bersih sampai ke akar-akarnya !!
 

Memilih kombinasi ramuan herbal yang tepat merupakan langkah awal dalam mengambil tindakan untuk cara menghilangkan kista ovarium dengan obat herbal. Kesalahan dalam memilih atau mengkonsumsi kombinasi ramuan obat herbal bukan malah akan menghilangkan kista, bisa jadi ukuran kista ovarium atau kista endometriosis mungkin akan bertaambah besar ukurannya. Akar permasalahan penyebab timbulnya kista merupakan tolak ukur dalam mengambil pengobatan, tujuannya agar setelah kista ovarium tersebut bersih dan hilang tidak tumbuh dan berkembang lagi. Kata kuncinya setelah kista anda hilang adalah “estradiol atau estrogen“ tetap harus seimbang. sebab peningkatan estrogen akan memicu kista tersebut tumbuh lagi.

 
1. Detoxsifikasi dan anti-inflamasi. Pada tahap ini dilakukan proses pembuangan toksik yang mengendap dalam tubuh dan membersihkan sel-sel abnormal kista ovarium sampai ke akar-akarnya. Pada tahap ini kita kombinasikan dengan anti-inflamasi untuk menghindari peradangan/iritasi yang timbul saat proses peluruhan kista ovarium (indung telur). Sehingga Anda tidak perlu khawatir akan timbul rasa sakit saat proses detox ini. Dengan kedua kombinasi di tahap detox ini, proses pembersihan kista ovarium (indung telur) secara alami tidak akan terjadi rasa sakit yang menyertai.
 
Detoxsifikasi (pembersihan) :  Sistem kerjanya untuk membersihkan Toksik serta sel – sel abnormal seperti : Polycystic, Kista, Polip  dan Mioma. Serta membersihkan sumbatan tuba dan jaringan jaringan abnormal dalam serviks, rahim, tuba falopi dan ovarium akibat perlengketan yang di sebabkan oleh miom maupun kista serta berguna untuk meluruhkan folikel yang dapat mengganggu proses pematangan sel telur. Proses detox sangat berperan dalam proses peluruhan kista ovarium maupun endometriosis.
 
2. Hormone Balancing. Pada tahap ke-2 ini kita lakukan penyeimbangan sistem hormonal secara keseluruhan. Menyeimbangkan kadar hormon FSH dan LH yang berperan dalam pematangan sel telur serta ovulasi, sekaligus menurunkan kadar hormon estrogen berlebihan yang merupakan faktor utama timbulnya fibroid seperti polip,kista dan miom. Kenapa, FSH dan LH mesti di seimbangkan? Kenapa tidak langsung hormon estrogen nya saja yang langsung kita turunkan? . Jawabannya adalah : Sebab timbulnya hormon estrogen itu karena adanya sekresi/dorongan dari hormon LH. Seperti yang sering di ungkapkan para ahli ginekologi bahwa hormon LH rendah sama dengan dinding rahim tipis sama dengan hormon estrogen rendah. Begitu juga sebaliknya, kadar LH terlalu tinggi dari FSH merupakan tanda dinding rahim tebal serta dipastikan hormon estrogen pun akan disekresikan terlalu tinggi, ini yang menjadi penyebab timbulnya kista ovarium (indung telur).
 
Hormon balance : berfungsi sebagai pendorong pertumbuhan hormon-hormon yang lain dan menyeimbangkan system hormonal yang kacau, baik pasca KB ataupun lainnya. Seiring bertambahnya usia, hormon pada wanita lambat-laun akan mengalami penurunan, sehingga untuk mempertahankan agar hormon ini tetap stabil, diperlukan penunjang dalam bentuk suplemen. Serta berfungsi sebagai antioksidan, dan menjaga kesehatan organ reproduksi, seperti ovarium, endometrium, penyeimbang FSH dan LH serta menurunkan kadar hormon androgen yang diproduksi ovarium dll. Mampu meningkatkan daya tahan tubuh seimbangkan Sistem Hormonal Keseluruhan
 
3. Tonifikasi. Setelah proses detoksifikasi dan penyeimbangan sistem hormonal, langkah berikutnya yang wajib dilakukan adalah tahap tonifikasi atau penutrisian organ yang bertujuan untuk menguatkan revroduksi dan regenerasi sel-sel jaringan ovarium. Kenapa perlu dilakukan penguatan dan penutrisian pada organ revroduksi khususnya ovarium/indung telur? sebab jika suplay nutrisi tersampaikan pada organ revroduksi maka akan memudah kan proses detox serta balancing
 
Tonifikasi : Penutrisian organ revroduksi dan untuk meningkatkan imunitas tubuh dan membunuh virus, bakteri dan jamur yang menyebabkan salpingitis ,menghilangkan infeksi/radang, antibiotik alami berkadar tinggi, filterisasi dan detoksifikasi racun, anti kanker, mengendalikan pertumbuhan sel kanker serta secara efektif dapat meluluhkan folekul mioma dan kista.
 

Catatan : ke 3 poin herbal di atas sistem kerjanya saling berkaitan, oleh sebab itu di butuhkan praktisi kesehatan yang mampu membimbing dalam proses pengobatan. Mulai dari pemberian dosis dan jadwal konsumsi, memberikan anjuran dan pantangan makanan serta penerapan pola hidup sehat.



Succses Story Pasien Kista Ovarium & Endometriosis
 
testimoni kista Kista Tumbuh Lagi Setelah Operasi
testimoni kista Kista Tumbuh Lagi Setelah Operasi
testimoni kista
testimoni kista
testimoni kista
 
Pengiriman Paket Detox Kista Klinik Holistic Elif Medika
 
pengiriman paket herbal
pengiriman paket herbal
pengiriman paket herbal
pengiriman paket herbal
“Kami disini bukan memberikan janji kesembuhan, akan tetapi memberikan konsep pengobatan untuk masalah yang anda alami.  Karena kesembuhan maupun kehamilan itu haqikatnya Alloh. Bukan obat yang menyembuhkan suatu penyakit, tetapi obat itu hanyalah wasilah, sarana ikhtiar kita untuk mengupayakan kesembuhan dari Alloh “.
 

 

Konsultasi & Saran Pengobatan Terakait kista tumbuh lagi setelah operasi


Konsultasi online via WhatsApp




Klinik Holistik Elif Medika

Sebaiknya membawa riwayat pemeriksaan atau hasil pemeriksaan LAB yang sudah dilakukan saat melakukan kunjungan ke klinik.
Kirim WhatsApp
“Question” And “Answer”

Apakah Pengobatan Penyakit Kista Endometriosis Bisa Dilakukan Dari Jarak Jauh Via Online Hanya Dengan Konsultasi Melalui Sms Atau Bbm? Jawabnya Bisa. Yang Terpenting, Kirimkan Rekam Medis Yang Sudah Ibu Lakukan  Dan Kemudian Kirimkan Kepada Kami.

Selanjutnya Kami Akan Mengupayakan Solusi Yang Tepat Untuk Membantu Pengobatan Kesembuhan Penyakit Yang Diderita Atau Program Kehamilan Yang Anda Dan Pasangan Idam-idamkan.

author

Tentang Penulis

Mas Anwar S.A, Akp, C.Herb adalah Akupunkturis, Herbalis, dan praktisi kesehatan holistik dibidang masalah Fibroid yang berpengalaman lebih dari 5 tahun. Konsultasi via WhatsApp  081224667328

Legalitas usaha, BRAND IMAGE, dan sertifikat keahlian dapat dilihat dihalaman TENTANG KAMI